Media Sosial dan Konstruksi Identitas Siswa
Keywords:
jurnal, pendidikan, keagamaanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi fenomena penggunaan media sosial dan perannya dalam konstruksi identitas di kalangan mahasiswa, secara khusus memeriksa dampaknya terhadap disiplin belajar mereka. Di tengah maraknya platform digital, mahasiswa secara aktif membentuk persona publik mereka, yang sering kali mengganggu tanggung jawab akademis. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi awal, wawancara, dan dokumentasi interaksi mahasiswa baik secara daring maupun di lingkungan akademik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa media sosial berfungsi bagaikan pisau bermata dua; di satu sisi berperan sebagai lingkungan pembelajaran informal yang luas, namun di sisi lain, kebutuhan mendesak akan validasi digital dan kecemasan tertinggal tren (FOMO) secara signifikan mengikis disiplin belajar mahasiswa. Mahasiswa sering mengalami distraksi digital selama perkuliahan, menciptakan dikotomi yang nyata antara identitas daring yang mereka idealiskan dan performa akademik mereka yang sebenarnya. Kesimpulannya, obsesi terhadap konstruksi identitas digital mengganggu fokus akademik, sehingga memerlukan regulasi diri yang lebih kuat dan literasi digital di kalangan mahasiswa untuk menjaga keseimbangan antara eksistensi virtual dan kewajiban akademik.
Downloads
References
Fitriani, A. (2024). Integrasi Nilai-Nilai Al-Qur'an dalam Pembelajaran Digital. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45-58.
Hidayat, R. (2024). Dilema Identitas Digital Mahasiswa di Era Post-Truth. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 8(2), 112-125.
Nugroho, A. (2025). Perilaku Distraksi Digital di Ruang Kelas Perguruan Tinggi. Jurnal Kajian Media, 9(1), 14-29.
Pratiwi, S., & Handayani, T. (2025). Personal Branding dan Konstruksi Identitas Mahasiswa di Instagram. Jurnal Komunikasi Digital, 6(3), 201-215.
Ramadhan, F. (2023). Keseimbangan Akademik dan Eksistensi Virtual: Studi Regulasi Diri. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(2), 89-102.
Sari, D. P., & Lestari, W. (2023). Media Sosial sebagai Ruang Belajar Informal Generasi Z. Jurnal Ilmu Pendidikan, 11(4), 310-322.
Utami, N. (2026). Fenomena FOMO dan Dampaknya terhadap Disiplin Belajar Remaja Akhir. Jurnal Pemikiran Empiris Pendidikan, 4(1), 55-68.
Wibowo, T., & Setiawan, B. (2022). Prokrastinasi Akademik di Era Digital. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(2), 75-88.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic Analysis: A Practical Guide. SAGE Publications.
Bungin, B. (2020). Post-Qualitative Social Research Methods. Kencana.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Kozinets, R. V. (2020). Netnography: The Essential Guide to Qualitative Social Media Research (3rd ed.). SAGE Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D, dan Penelitian Pendidikan. Alfabeta.
Creswell, J. W. (2019). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. Pearson Education.
Goffman, E. (2018). The Presentation of Self in Everyday Life. Harmondsworth: Penguin Books.
Pratiwi, S., & Handayani, T. (2025). Personal Branding dan Konstruksi Identitas Mahasiswa di Instagram. Jurnal Komunikasi Digital, 6(3), 201-215.
Stone, L. (2021). Beyond Multi-Tasking: Continuous Partial Attention and the Digital Age. Harvard Business Review Press.
Ubaidillah. (2025). Dampak Media Sosial terhadap Perilaku Belajar Siswa Di SDN 1 Banua Hanyar Kecamatan Pandawan. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(4), 254-266 https://doi.org/10.71282/at-taklim.v2i4.2061
Ubaidillah. (2025). Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik MIN 2 Hulu Sungai Tengah. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(11), 438-448 https://doi.org/10.71282/at-taklim.v2i11.2063
Utami, N. (2026). Fenomena FOMO dan Dampaknya terhadap Disiplin Belajar Remaja Akhir. Jurnal Pemikiran Empiris Pendidikan, 4(1), 55-68.
Wibowo, T., & Setiawan, B. (2022). Prokrastinasi Akademik di Era Digital. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(2), 75-88.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hasan Husaini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










