PANDANGAN ALAM MASYARAKAT MELAYU-NUSANTARA SEBELUM ERA ISLAM

Authors

  • Rusdian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Muhammad Nafis Tabalong Author
  • Kholili Hasib UII Darullughah Wadda’wah Bangil, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.64788/al-amin.v1i2.16

Keywords:

ojs, jurnal, tugas

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami pandangan alam masyarakat Melayu-Nusantara sebelum era Islam sebagai dasar dalam menelusuri perkembangan pemikiran, kepercayaan, dan budaya yang berkembang di masyarakat. Pandangan alam pada masa tersebut tidak hanya dipahami sebagai realitas fisik, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang kuat, di mana alam diyakini sebagai entitas yang hidup dan memiliki kekuatan gaib. Kepercayaan animisme, dinamisme, serta pengaruh Hindu-Buddha turut membentuk sistem kosmologi yang terintegrasi dengan kehidupan sosial, budaya, dan politik masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data diperoleh dari berbagai literatur yang relevan, baik sumber primer maupun sekunder, seperti buku, jurnal ilmiah, dan karya akademik lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengungkap makna, nilai, dan konsep yang terkandung dalam pandangan alam masyarakat Melayu-Nusantara sebelum era Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan alam masyarakat Melayu-Nusantara sebelum Islam merupakan sistem pemikiran kosmologis yang kompleks dan bersifat simbolik serta mitologis. Alam dipandang sebagai entitas yang memiliki kekuatan gaib, sehingga melahirkan berbagai praktik ritual untuk menjaga keseimbangan. Masuknya Islam membawa perubahan mendasar melalui konsep tauhid yang menempatkan alam sebagai ciptaan Allah. Perubahan tersebut berlangsung secara bertahap melalui proses akulturasi, sehingga sebagian unsur budaya pra-Islam tetap bertahan dalam bentuk yang telah disesuaikan dengan nilai-nilai Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, Irwan. (2020). Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Abdullah, Taufik. (2017). Islam dan Masyarakat Melayu. Jakarta: LP3ES.

Arikunto, Suharsimi. (2018). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azra, Azyumardi. (2018). Jaringan Ulama Nusantara. Jakarta: Kencana.

Effendy, Tenas. (2016). Tunjuk Ajar Melayu. Pekanbaru: Balai Kajian Melayu.

Huda, Nuril. (2021). Sejarah Peradaban Islam di Nusantara. Jakarta: Prenada Media.

Ismail, Faisal. (2019). Islam, Tradisi, dan Kearifan Lokal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Koentjaraningrat. (2016). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kuntowijoyo. (2017). Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Lexy J. Moleong. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Majid, Nurcholish. (2019). Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan. Jakarta: Paramadina.

Matthew B. Miles., A. Michael Huberman., & Johnny Saldana. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.

Mulyadi, Ahmad. (2021). Kosmologi Masyarakat Melayu. Bandung: Alfabeta.

Nasution, S. (2018). Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: Bumi Aksara.

Nata, Abuddin. (2022). Studi Islam Komprehensif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Rasyid, Harun. (2024). Transformasi Kepercayaan di Nusantara. Jakarta: Rajawali Press.

Soemardjan, Selo. (2018). Perubahan Sosial di Indonesia. Jakarta: Prenada Media.

Syarif, M. (2023). Budaya dan Religi di Nusantara. Yogyakarta: Deepublish.

Zed, Mestika. (2019). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-07-26

How to Cite

PANDANGAN ALAM MASYARAKAT MELAYU-NUSANTARA SEBELUM ERA ISLAM. (2026). Al-Amin: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan, 1(3), 1-13. https://doi.org/10.64788/al-amin.v1i2.16