EPISTEMOLOGI TAUHID SEBAGAI LANDASAN OBJEK ILMU DALAM PENDIDIKAN ISLAM (TELAAH PEMIKIRAN IMAM AL- GHAZALI DALAM KITAB IHYA’ ‘ULUM AL-DIN)

Authors

  • M. Junaidi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Muhammad Nafis Tabalong, Kalimantan Selatan, Indonesia Author
  • Kholili Hasib Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah Bangil Pasuruan, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.64788/al-amin.v1i3.18

Keywords:

ojs, jurnal, tugas, artikel

Abstract

Penelitian ini membahas epistemologi tauhid sebagai dasar penetapan dan klasifikasi ilmu dalam perspektif Imam al-Ghazali sebagaimana tertuang dalam Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn. Tujuan utama kajian ini adalah mengungkap bagaimana konsep tauhid menjadi prinsip epistemologis yang menyatukan akal, wahyu, dan hati sebagai sumber pengetahuan, sekaligus menentukan arah pendidikan Islam yang berorientasi pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap teks Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn serta beberapa karya pendukung, seperti al-Attas dan Nasr, yang menekankan integrasi ilmu dan nilai spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Ghazali menempatkan ilmu bukan hanya sebagai sarana memperoleh pengetahuan, tetapi juga sebagai jalan penyucian jiwa dan kedekatan kepada Allah. Ia membedakan ilmu lahir dan batin, farḍ ‘ayn dan farḍ kifāyah, serta menegaskan bahwa kemuliaan ilmu diukur dari tujuan dan manfaatnya yang mengarah pada ma‘rifatullah. Epistemologi tauhid yang dikembangkan al-Ghazali memberi fondasi filosofis bagi pendidikan Islam yang menyeluruh memadukan aspek intelektual, moral, dan spiritual sekaligus menawarkan alternatif terhadap krisis sekularisasi ilmu dalam pendidikan modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1978). Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ABIM.

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1980). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1995). Prolegomena to the Metaphysics of Islam: An Exposition of the Fundamental Elements of the Worldview of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad. (t.t.). Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn. Beirut: Dar al-Fikr.

Al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad. (t.t.). Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn. Jilid I. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Daud, Wan Mohd Nor Wan. (1998). The Educational Philosophy and Practice of Syed Muhammad Naquib al-Attas: An Exposition of the Original Concept of Islamization. Kuala Lumpur: ISTAC.

Gadamer, Hans-Georg. (2013). Truth and Method. London: Bloomsbury Academic.

International Institute of Islamic Thought (IIIT). (2020). Southeast Asia Education Review. Kuala Lumpur: IIIT.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2021). Laporan Nasional Pendidikan Islam 2021. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia.

Krippendorff, Klaus. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. California: Sage Publications.

Makdisi, George. (1981). The Rise of Colleges. Edinburgh: Edinburgh University Press.

Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasr, Seyyed Hossein. (1989). Knowledge and the Sacred. Albany: State University of New York Press.

Nata, Abuddin. (2012). Pemikiran Pendidikan Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

OECD. (2022). Students’ Well-being and Ethical Values Survey Report. Paris: OECD.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Learning and Ethics in the 21st Century. Paris: UNESCO.

Watt, W. Montgomery. (1953). The Faith and Practice of Al-Ghazali. London: George Allen & Unwin.

Zed, Mestika. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-07-27

How to Cite

EPISTEMOLOGI TAUHID SEBAGAI LANDASAN OBJEK ILMU DALAM PENDIDIKAN ISLAM (TELAAH PEMIKIRAN IMAM AL- GHAZALI DALAM KITAB IHYA’ ‘ULUM AL-DIN). (2026). Al-Amin: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan, 1(3), 14-30. https://doi.org/10.64788/al-amin.v1i3.18