INTEGRASI EPISTEMOLOGI BURHANI DALAM PERUMUSAN PENGETAHUAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.64788/al-amin.v1i3.25Keywords:
artikel, jurnalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi epistemologi burhān dalam perumusan pengetahuan Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui sintesis pemikiran Ibn Sina, al-Ghazali, dan Muhammad Abid al-Jabiri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari literatur primer dan sekunder mengenai epistemologi burhān, filsafat Islam, maqāṣid al-syarī‘ah, serta literatur Pendidikan Agama Islam, kemudian dianalisis menggunakan content analysis dengan pendekatan deskriptif-analitis dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi burhān tidak hanya berfungsi sebagai metode demonstrasi logis untuk memperoleh pengetahuan yang bersifat yakin, tetapi juga berkembang menjadi paradigma epistemologis yang mengintegrasikan wahyu, rasionalitas, tujuan syariat, dan realitas empiris dalam proses pembentukan pengetahuan PAI. Integrasi tersebut diwujudkan melalui lima tahapan, yaitu dimensi normatif-teologis (al-Marja’ al-Aṣlī), rasional-argumentatif (burhān ‘aqlī), tujuan syariat (maqāṣid al-syarī‘ah), kontekstual-empiris (al-Wāqi’), dan konstruksi pengetahuan PAI berbasis burhān. Penerapan model ini pada kajian riba menunjukkan bahwa pembelajaran PAI tidak berhenti pada pemahaman tekstual mengenai keharaman riba, tetapi mampu menjelaskan argumentasi rasional, tujuan syariat, serta relevansinya terhadap realitas ekonomi kontemporer. Dengan demikian, epistemologi burhān menghasilkan konstruksi pengetahuan PAI yang bersifat normatif, argumentatif, kontekstual, dan transformatif sehingga berkontribusi dalam membentuk peserta didik yang beriman, kritis, dan mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan.
Downloads
References
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2026). Qur’an Kemenag. Retrieved July 23, 2026, from https://quran.kemenag.go.id/
An-Nawawi, A. Z. Y. bin S. bin M. (n.d.). Al-Majmu’ Syarh Al-Muhazzab (Vol. 9). Idarah al-Thiba’ah al-Muniriyyah.
Al-Ghazali, A. H. M. bin M. (1993). Al-Mustashfa (M. ‘A. al-Salam ‘A. al-Syafi, Ed.; 1st ed.). Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah. (Original work published 1413 H).
Ibnu Sina. (1938). An-Najah fi al-Hikmah al-Manthiqiyyah wa al-Thabi’iyyah wa al-Ilahiyyah (M. al-D. Sabri al-Kurdi, Ed.). Cairo: Al-Mathba’ah al-Thaniyah. (Original work published 1357 H).
Tim Linguis Majelis Bahasa Arab Kairo. (1972). Al-Mu’jam al-Wasith (2nd ed., Vol. 1). Cairo: Majlis al-Lughah al-‘Arabiyyah.
Muqtadir, A., & Tobroni. (2025). Epistemologi Pendidikan Agama Islam (Konstruksi Pengetahuan dan Metodologi Pengetahuan). Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 171–186. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v2i1.303
Nurmayani, Nasution, Z. M., Lingga, S. S. J., Dari, S. W., Pratiwi, P. A., Duha, M. B., Desliana, & Tarigan, R. S. (2026). Larangan riba dalam Islam: Tinjauan Al-Qur’an, hadis, dan implikasinya dalam kehidupan ekonomi. JICN: Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 3(1), 643–654.
Sari, A. E., & Mansur, A. (2025). Analisis pemikiran nalar bayani, burhani, dan irfani dalam perspektif filsafat Muhammad Abid Al-Jabiri. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(1), 549–559. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i1.444
Sayyid Mahmud, W. H. H. (2024). Konsep nafs dalam perspektif Ibnu Sina: Pembuktian logis terhadap keberadaan jiwa. Living Islam: Journal of Islamic Discourse, 7(2), 217–233.
Kusnita, E. (2023). Praktik riba pada Pasar Panorama Kota Bengkulu (Studi kasus di Toko Mely Jilbab Pasar Panorama Kota Bengkulu) (Unpublished undergraduate thesis). Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdurrahaman, Muhammad Rusydi Hafidz, Ahmad Djuaini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










