MODEL PENELITIAN AL-QUR’AN DAN HADIS: PENDEKATAN, METODOLOGI, DAN RELEVANSINYA BAGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.64788/al-amin.v1i3.35Keywords:
artikel, jurnalAbstract
Penelitian Al-Qur’an dan hadis merupakan salah satu bidang penting dalam pengembangan keilmuan Islam karena kedua sumber tersebut menjadi fondasi utama epistemologi pendidikan Islam. Meskipun demikian, penelitian terhadap Al-Qur’an dan hadis masih menghadapi persoalan metodologis, terutama ketika peneliti menggunakan pendekatan tekstual secara tunggal tanpa mempertimbangkan konteks historis, kebahasaan, sosial, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Artikel ini bertujuan menganalisis model penelitian Al-Qur’an dan hadis, mengidentifikasi pendekatan metodologis yang dapat digunakan, serta merumuskan model integratif yang relevan bagi penelitian Pendidikan Islam kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data primer berupa Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir, kitab hadis primer, dan kitab syarah hadis, sedangkan data sekunder berupa buku metodologi penelitian Islam dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan melalui analisis isi, pendekatan tematik, kritik sanad dan matan, serta analisis kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian Al-Qur’an dan hadis membutuhkan integrasi antara ketelitian terhadap teks dan kemampuan membaca konteks. Penelitian Al-Qur’an dapat dikembangkan melalui tafsir tahlili, ijmali, muqaran, dan maudhu‘i, sedangkan penelitian hadis dapat menggunakan takhrij, kritik sanad, kritik matan, syarah hadis, dan pendekatan tematik. Dalam penelitian Pendidikan Islam, kedua sumber tersebut dapat diposisikan sebagai sumber normatif yang kemudian dikembangkan melalui analisis pedagogis dan penelitian empiris. Novelty artikel ini terletak pada formulasi model integratif “teks–konteks–konsep–implementasi” sebagai kerangka penelitian Al-Qur’an dan hadis yang memungkinkan nilai normatif wahyu dikembangkan menjadi konsep pendidikan yang relevan dengan persoalan kontemporer tanpa menghilangkan otoritas sumber Islam.
Downloads
References
Abdullah, A. (2006). Islamic studies di perguruan tinggi: Pendekatan integratif-interkonektif. Pustaka Pelajar.
Abdullah, A. (2014). Religion, science and culture: An integrated, interconnected paradigm of science. Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies, 52(1), 175–203.
Al-Attas, S. M. N. (1980). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. International Institute of Islamic Thought and Civilization.
Al-Attas, S. M. N. (1995). Prolegomena to the metaphysics of Islam. International Institute of Islamic Thought and Civilization.
Al-Bukhari, M. I. (2002). Sahih al-Bukhari. Dar Ibn Kathir.
Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of knowledge: General principles and work plan. International Institute of Islamic Thought.
Al-Ghazali, A. H. (2005). Ihya’ ‘ulum al-din. Dar Ibn Hazm.
Al-Nawawi, Y. (2005). Al-Minhaj sharh Sahih Muslim ibn al-Hajjaj. Dar al-Ma‘rifah.
Al-Tabari, M. J. (2001). Jami‘ al-bayan ‘an ta’wil ay al-Qur’an. Dar Hajr.
Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Kencana.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). SAGE Publications.
Ibn ‘Ashur, M. T. (1984). Al-Tahrir wa al-tanwir. Al-Dar al-Tunisiyyah li al-Nashr.
Ibn Hajar al-‘Asqalani, A. A. (2000). Fath al-Bari bi sharh Sahih al-Bukhari. Dar al-Salam.
Ibn Kathir, I. U. (1999). Tafsir al-Qur’an al-‘Azim. Dar Tayyibah.
Kartanegara, M. (2003). Menyibak tirai kejahilan: Pengantar epistemologi Islam. Mizan.
Kartanegara, M. (2007). Mengislamkan nalar: Sebuah respons terhadap modernitas. Erlangga.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Miller, J. P. (2007). The holistic curriculum (2nd ed.). University of Toronto Press.
Muslim, M. I. (2006). Sahih Muslim. Dar Taybah.
Nasr, S. H. (1989). Knowledge and the sacred. State University of New York Press.
Nata, A. (2018). Pendidikan Islam di era milenial. Prenadamedia Group.
Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.
Saeed, A. (2006). Interpreting the Qur’an: Towards a contemporary approach. Routledge.
Saeed, A. (2014). Reading the Qur’an in the twenty-first century: A contextualist approach. Routledge.
Shihab, M. Q. (2005). Tafsir al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pedagogik transformatif untuk Indonesia. Rineka Cipta.
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitra Syamsul Mu’arif (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










